Sabtu, 25 Desember 2010

petualangan doraemon

Perjalanan Di Laut Samudera Pasifik

Malam sebelum keberangkatan, Kapal Layar Queen Elizabeth menemukan Kapal Hantu ditengah Perairan Samudera Atlantik. Paginya, Di Jepang, Disiarkan berita radio tentang kejadian itu. Ibu Nobita merasa ketakutan dengan Laut. Doraemon Dkk. mulai dicurigai. Saat Giant, Suneo, dan Shizuka datang, Doraemon memberikan sinar penyelaras kepadaa yang lainnya, dan langsung melompat ke laut. Mereka langsung ke arah Gunung laut. setelah semua mendarat dengan selamat. mereka langsung mendirikan tenda. Doraemon pun menaburkan Bibit ikan dan tanaman laut agar suasana tidak sepi. Setelah diberi peringatan soal itu, mereka masuk keruang tengah untuk menikmati Makan siang. setelah itu, mereka langsung jalan-jalan ke daerah Samudera Pasifik. Kemudian, Di tengah perjalanan, mereka menemukan ikan aneh yang berdirinya berbentuk segitiga. Doraemon menayakan informasi tentang ikan itu. Ikan itu namanya ikan segitiga. Doraemon Dkk. mengikuti Ikan itu sampai termakan Ikan Lentera. Saat mereka melihat spesies ikan yang berbeda-beda, tiba-tiba, beberapa ikan melarikan diri. dan tanah bergoyang. Doraemon menyuruh yang lain untuk melarikan diri. Saat mereka hampir melewati kepulan debu, tiba-tiba, beberapa tentakel hampir menyambit mobil mereka. Nobita melihat tentakel itu. Mereka akhirnya bebas dari kepulan debu. Mereka kembali ke gunung tempat kemping mereka. Mereka melintasi tumbuhan laut & Ikan. Doraemon mengajak yang lain makan Barberque. Doraemon mempersiapkan Barberquenya dan menyalakan Lampu Sinar Gelap. Doraemon memasang api unggun khusus didalam air. Mereka riang gembira memakan Barberquenya. Suneo ingin menceritakan kisah yang seram ketika Giant ingin menyanyi. Dia bercerita tentang Segitiga Bermuda. Begitu Doraemon tahu Pulau Bermuda itu, Suneo mengusulkan untuk pergi kesana. Doraemon menolaknya dan berkata "Aku mengantar kalian sampai disini karena aku mempercayai kalian". Akhirnya, mereka tidur. Tak terkecuali Giant dan Suneo. Mereka terus berpikir tentang Segitiga Bermuda itu.

Kaburnya Giant Dan Suneo

Keesokan paginya, Shizuka tampak terbangun dengan ceria. dia memberi makan ikan-ikan disekitarnya. Tiba-tiba, dari dalam tenda, terdengar suara teriakan. Rupanya, Doraemon yang berteriak. Pasalnya, saat itu, Giant & Suneo tidak ada di tenda itu. Nobita menyarankan kepada Doraemon agar mereka dibiarkan saja. Namun Doraemon memiliki alasan lain. Alasannya, karena sinar penyelaras fungsinya hanya tinggal 1 jam lagi. Doraemon panik sambil berkata, "Kalau sudah berjalan selama 3 jam, tidak ada cara lain lagi untuk mengejar mobil Buggy!". Di perbatasan Samudera Pasifik dan Atlantik, Giant, Suneo, dan Buggy terlihat sudah jauh. Tiba-tiba, suasana disekitar Giant dan Suneo menjadi gelap. Giant merasa sesak nafas. Buggy mengetahui penyebabnya. Fungsi Sinar Penyelaras mereka hampir hilang. Giant dan Suneo bertanya bagaimana jika fungsinya habis. Buggy menjawab, "Setahuku, Suasananya menjadi gelap, sesak nafas, dan badan bisa hancur karena tekanan kedalaman air". Buggy diminta kembali lagi, namun jawabannya percuma saja. Di belakang, sedang mengejar Doraemon, Nobita, dan Shizuka. Mereka khawatir akan keselamatan Giant dan Suneo. Bagaikan seperti balapan, mereka terus mengejar satu sama lain. Karena terlalu lama, Akhirnya, mereka kehabisan nafas dan terjatuh dari Buggy. Doraemon merasa bersalah karena mengajak ke laut. Dia telah bersedia untuk mati. Namun dicegah oleh Nobita dan Shizuka. Beberapa saat kemudian, mereka mendengar suara ledakan. segera mereka menuju ke lokasi ledakan. mereka melihat beberapa tembok batu hancur. mereka menemukan Buggy. Doraemon dengan kesal menanyakan keberadaan Giant dan Suneo. Nobita menemukan mereka. Mereka menangis melihat Giant dan Suneo sudah meninggal. tanpa sadar, Nobita berkata, "Lagu Giant yang sumbang nadanya itu, takkan bisa kita dengar lagi". Doraemon pun berkata, "Ya, Nyanyian yang payah dan parah itu". Giant naik darah dan sebelum sempat memukul Nobita dan Doraemon, Shizuka berteriak "Kalian masih hidup?!". Mereka riang gembira begitu tahu mereka belum mati. Giant langsung menyalahkan Buggy. Buggy pun menyalahkan Giant. Giant dan Suneo memukul Buggy. Buggy naik pitam dan berteriak, "Brr, memangnya yang paling khawatir kepada kalian itu siapa!". Segera saja Buggy ingin menghantam Giant dan Suneo. Akhirnya, Buggy pun dibalikkan dan dia marah-marah sendiri. Ketika Doraemon mempunyai rencana menghancurkan Buggy, Shizuka menahannya dan berkata kepada Giant dan Suneo, "Mesin itu tidak mempunyai niat jahat. Tapi kalian yang telah memerintahkannya untuk pergi bukan?". Doraemon menasehati mereka dan mereka pulang ke tenda kembali.

Kapal Harta Karun dan Ikan Tempur

Di Jepang, Ibu Nobita, Suneo dan Giant sedang berbicara. Ibu Suneo dan Giant berterima kasih kepada Ibu Nobita yang mengajak kemping anak-anaknya. Ibu Suneo berkata, "Aku merasa lebih aman kalau bersama Doraemon". Mereka pamit kepada Ibu Nobita. Di rumah, Ibu Nobita khawatir dengan keberadaan anak orang dan dirinya. Setelah mendengar berita tentang meletusnya gunung berapi laut, dia menelepon Ayah Nobita (Nobisuke Nobi). Ayah Nobita tidak peduli sambil berkata, "Pantai dengan gunung berapi laut itu tidak ada hubungannya". Kembali ke Laut, Doraemon Dkk. menuruni Palung Mariana. Setelah mereka sampai di bawah palung, mereka mengambil foto kenang-kenangan, Giant dan Suneo pun menuliskan nama mereka di dinding palung. Sementara itu. Shizuka dan Nobita ingin membawa pulang tanah di palung itu. Giant dan Suneo pergi dan mereka menemukan kapal yang tidak lain Kapal Harta Karun. mereka memasuki Kapal itu. Tapi Nobita takut untuk kedalam. karena semua masuk kedalam, Nobita pun memasuki kapal itu. mereka melihat kapalnya penuh karang dan lumut. Giant dan Suneo menemukan pintu masuk. Mereka masuk kedalam pintu itu. Doraemon, Shizuka dan Nobita menemukan gudang kapal. mereka masuk kedalam gudang itu tapi Nobita tidak. Doraemon dan Shizuka menemukan sepotong kecil emas. Tiba-tiba, terdengar suara "Ker...Ker...Ker..." dari arah ruang lain. Rupanya, Giant dan Suneo menemukan kerangka kapten kapal itu. Dengan Konyaku Penerjemah, Doraemon membaca catatan kapten kapal itu. Di luar kapal. Nobita menggerutu sambil berteriak namun yang ada, sesuatu mendekati kapal itu dan Nobita tentunya. Ternyata, yang datang adalah ikan tempur. Nobita dikejar terus oleh ikan tempur itu. Di kapal, Doraemon Dkk. selain Nobita tetap mencari Emas itu. tapi mereka sama sekali tidak menemukan tanda bekas pemindahan benda. Doraemon berpikir kemungkinan emasnya sudah dipindahkan. Mereka pun kembali keluar kapal. Saat diluar kapal, mereka tidak menemukan Nobita tapi hanya tiang yang sudah rubuh. Akhirnya, mereka berhasil menemukan Nobita yang ternyata muncul dalam lumpur. Doraemon kesal. Namun Nobita justru lebih kesal lagi. Pasalnya, seluruh cerita yang diceritakan benar oleh Nobita selalu tidak dipercaya oleh Doraemon Dkk. Mereka kembali ke permukaan atas.

Manusia Dasar Laut

Di atas laut pada sore hari, Nobita Dkk. memandangi Matahari senja. mereka sedang menunggu makan malam mereka. Doraemon datang dari bawah laut sambil membawa makan malam. mereka bercanda dan membicarakan hal yang tak mungkin terjadi. Buggy secara tiba-tiba menggerutu. Setelah makan, mereka mulai tidur. Di kamar tidur Shizuka, ada yang mengetuk pintu kamarnya. Ternyata itu Buggy. Dia memanggilnya untuk memberitahu siapa yang telah menolong Giant dan Suneo. Setelah dilihat Videonya, ternyata yang menyelamatkan mereka adalah Manusia Dasar Laut. Doraemon Dkk. yang mencari Shizuka dan Buggy, melihat video simpanan Buggy secara tidak sengaja. Begitu melihat bayangan ikan yang sama seperti saat menyerang Nobita, Nobita langsung berteriak, "Lihat! Itu ikan monster yang kulihat!". Setelah selesai menoton, Nobita menunjuk ke arah bagian gelap. Setelah itu, terlihat sosok 2 mata mengarah ke Nobita. Terlihat juga tentakel yang mendekati Doraemon Dkk. dan semakin banyak. Tanpa banyak tanya, Seekor cumi-cumi raksasa muncul namun Nobita malah bangga lagi. mereka kabur menuju tenda dalam satu ruangan. Cumi-cumi itu mendekati tenda mereka dan membelitnya bahkan memukulnya. dibuatnya berdiri dan dindingnya dibenturkan dengan batu besar. Nobita tertangkap dan sebelum yang lainnya menolongnya, mereka ikut tertangkap. Tiba-tiba, Sebuah sinar entah darimana telah membuat cumi-cumi itu pingsan. Rupanya, Manusia dasar laut telah menolong mereka. Doraemon yang belum sempat mengucapkan Terima Kasih, salah satu dari mereka menghunuskan pedangnya dan mengeluarkan cahaya sehingga Doraemon Dkk. pingsan. Setelah itu, mereka bermimpi tentang pengetahuan. Nobita terbangun begitu sempat mendengar kata 'Manusia Dasar Laut'. Doraemon dan Shizuka pun memiliki mimpi yang sama seperti Nobita. Dari pintu, Prajurit Uni Muu bernama Eru menyambut pagi mereka. Begitu mendengar Giant dan Suneo dikurung di Ruang Dasar, Mereka yang selain Giant dan Suneo meminta Eru untuk membebaskannya. mereka lalu diajak ke ruang dasar. Karena pukulan pintu dari tempat dikurungnya Giant dan Suneo, Eru bertanya, "Apa ini yang dinamakan orang baik?". Tiba-tiba, ada panggilan dari prajurit lain yang meminta Doraemon Dkk. untuk menemui Perdana Menteri Uni Muu. Mereka telah diangkat menjadi Warga Uni Muu. Doraemon Dkk. keberatan dan mereka ingin dipulangkan. Namun Perdana Menteri menjawab, "Itu tidak bisa! Kalian tidak bisa keluar dari negeri ini". Dan mereka diantarkan ke rumah mereka. Mereka dijaga ketat oleh penjaga. Namun dengan mudah dengan 'Lingkaran penembus' mereka kabur. Mereka juga membebaskan Giant dan Suneo. dan mulai meninggalkan Uni Muu. Saat Eru datang kerumah Doraemon Dkk., Eru mengetahui bahwa mereka telah lolos. Mereka mulai mengejar Doraemon Dkk. Merasa sedang mengejar, Doraemon mengeluarkan Topi Bunglon dan mulai bersembunyi didalam tanah. Sesaat setelah itu, Doraemon sampai di tembok palung laut. mereka hanya bisa adu lama-lamaan. Shizuka melihat bintik aneh yang semakin lama semakin besar. Rupanya, itu Ikan Tempur. Ikan itu menyerang pesawat radio Eru hingga terjatuh. Karena merasa nyawa Eru dan Prajurit yang satunya lagi terancam, Doraemon Dkk. menolongnya dengan mengecilkan ukuran Ikan Tempur. itu. Segera saja, beberapa pesawat mendatangi lokasi kejadian dan menangkap kembali Doraemon Dkk.
;;

0 komentar:

Poskan Komentar